Selasa, 10 Desember 2013
PENGALAMAN KUNJUNGAN LAPANGAN DARI TAKALAR KE JE’NEPONTO
Dipagi hari yang cerah tim the Gowa Center menuju kabupaten Jene’ponto
untuk melaksanakan sebagai mana program TGC untuk perpanjangan ACCESS tahap II
Yakni melakukan pengumpulan dan pendokumentasian praktek baik yang berada di lima
Kabupaten yakni Gowa, Takalar, Je’neponto, Bantaeng, dan Selayar yang
berada di Sulsel.
Senin, 16 September 2013
Kunjungan Ke Galesong Selatan
Pada hari kamis 14 September 2013,
atas nama penanggung jawab (Darmawan Denassa) merekomendasikan kepada kami
untuk menghadiri pertemuan konsultasi public atas rancangan peraturan daerah kabupaten Takalar yang difasilitasi LAM dan FIK yang dilakasanakan di pasar Tala-Tala
Kecamatan Galesong Selatan Kab. Takalar, kegiatan ini dihadiri oleh beberapa
anggota DPRD, staf bagian hukum, sekdes,
anggota PKK, para pelaku pasar dll.
Pertemuan ini bertujuan agar
para peserta yang hadir memberi masukan
atas ranperda yang dikeluarkan pemerintah atas kerjasama LAM dan FIK, Sedangkan kami dari TGC bertujuan hadir pada
pertemuan itu untuk wawancara dengan pemerintah, LAM dan warga atau yang terlibat dalam rancangan ranperda
dalam hal untuk mengetahui latar
belakang pembuatan ranperda serta peran
LAM dan tanggapan dan harapan pemerintah, LAM, dan warga atas ranperda yang disusun
pemerintah. Dalam pertemuan ini
mengagendakan kembali pembahasan ranperda,
Setelah selesai pertemuan
salah satu fasilitator LAM menghampiri staf bagian hukum atas nama dan anggota DPRD atas kesediaannya untk diwanwancarai oleh
kami, Kamipun mengambil tempat yang tak
jauh dari tempat pertemuan .
Kemudian setelah wawancara kami menuju kedesa
Kadatong dengan tujuan yang sama yaitu
mewawancarai kepala desa Kadatong, tapi sesampai dirumah kades kadatong tidak
ada ditempat dan kami bertanya pada salah satu warga rumah staf desa, akan
tetapi staf desa juga tidak ada dirumah, tidak lama kemudian mobil kepala desa lewat, kamipun menuju ke rumah kades.
Kedatangan kami disambut baik oleh kades tersebut, tanpa basa basi kami memperkenalkan diri dan kedatangan kami direspon baik oleh beliau setelah menyampaikan maksud dan tujuan berkunjung ke rumah mereka.
Dari proses wawancara ini kades menyampaikan apa yang dilaksanakan dan kegiatan yang sudah terealisasi selama menjabat sebagai kades dan bercerita panjang lebar. tanpa terasa sudah menjelang sore kami mengakhiri wawancara ini dikarenakan masih ada tugas yang harus diselasaikan sesampai di kantor. dan kami mengadendakan kembali pertemuan ini dikarenakan masih ada data yang kami butuhkan tetapi data itu berada di kantor desa.
Jumat, 30 Agustus 2013
Keceriaan Saat Berkunjung Ke Pentas Pertunjukan BSBI
Saat personil the Gowa Center diajak oleh Darmawan Denassa menonton pentas pertunjukan BSBI (Beasiswa Seni budaya Indonesi ) yang
dilaksanakan di Batara Gowa yang beralamat di Jln. Dg Tata III saya merasa agak malas ketika diajak dikarenakan seharian
kita mempersiapkan segala sesuatu dalam rangkah menyambut kedatangan AusAID Team direktur
ACCESS tahap II sehubungan dengan
kunjungan belajar AUSaid ke The Gowa Center atas pelaksanaan kemitraan The Gowa Center (TGC ) dengan 12 sekolah dan
komite di Kecamatan Bontonompo dan Bajeng pada tanggal 3o Agustus 2013 y ang bertempat di Kantor The
GOwa Center (Bimbi Room Rumah Hijau Denassa) Jl. Borongtala No. 58. A Kel.
Tamallayang. Tapi kemalasan saya terbayar ketika selesai pementasan BSBI saya dan Alwiah Dg. Sunggu menghampiri
Riri Reza sang sutradara laskar pelangi untuk berfose bareng, apalagi
sang direktur ini begitu antusias ingin berfose dengan Riri Reza tapi saat itu
saya tidak terlalu menampakkkan keinginaan saya tapi dalam hati kenginaan sangat berharap berfose bareng tapi perasaan malu lebih besar dari keinginan,
ketika saya disuruh bergantian memotret
waaauuuh..... saya merasa senang sekali dengan perasan
rasa malu sayapun menghampiri Riri Reza dengan senyum simpudan malu sayapun berfose bareng,
ditambah dengan penampilan para peserta BSBI pada saat pertunjukan tadi
yang begitu memukai. semua perasan malas, capek, dan agak masuk angin hilang
seketika semua terbayar dengan kehadiran sang sutradara kondang ini.
Tapi ada perasaan menyesal
ketika Darmawan Denassa dan keluarga bersamalaman kenapa saat itu saya tidak bersalaman
juga, itu yang membuat saya menyesal,
mungkin itu tadi dengan perasaan malu yang lebih besar daripada keinginan.
Saat Riri Reza bersalaman dengan Darmawan Denassa sambil mengatakan saya
mau ke RHD mereka begitu akrab, dan
mulai saling kenal dari BakTI dan melalui Ibu Trestiana dan menurut informasi dari
Darmawan Denassa saat di jalan menuju pulang Riri Reza akan datang tahun depan
ke RHD.
Minggu, 28 Juli 2013
Kunjungan Lapangan ke Kab. Takalar
Sekitar pukul 14.00 wita, Kamis
25 Juli 2013. The Gowa Center mengadakan kunjungan lapangan ke Kab. Takalar dengan
tiga tempat yang berbeda diantaranya Lembaga Abdi Masyarakat (LAM), Australian community
development and civil society strengthening scheme (ACCESS), dan Lembaga
pengembangan masyarakat Takalar (LPMT). Kunjungan ini rangkaian dari program
kerja TGC “ Desiminasi praktek baik ACCESS tahap II melalui website.
Tujuan mengadakan kegiatan kunjungan lapangan yaitu untuk
mengumpulkan informasi dan pendekumentasian praktek baik mitra ACCESS tahap II untuk
disebar dan dipublikasikan melalui website maupun buku.
Kantor pertama yang dikunjungi yaitu LAM yang ditemui
adalah bapak Baharuddin Daeng Jarung selaku coordinator program dan Abdul Hakim
menjelaskan beberapa poin penting mengenai pelestarian dan penyelamatan
lingkungan di lahan kritis dan perilaku hidup bersih komunitas pasar. Sehubungan
dengan program ini kader peduli lingkungan(KPL) 16 dari semua pasar: pasar
sentral, Palleko, Bulukunyi, Pattalassang, Tala-tala, Bonto lebang, pasar
cikoanag dsb, dan sudah ada support dari SKPD terkait. Kemudian menemui Bapak Mapparenta
Daeng Lili selaku ketua kelompok swadaya masyarakat (KSM), tepatnya di pasar
sentral Takalar.
Perjalanan dilanjut ke kantor ACCESS menemui
Syahribulan selaku project officer (PO) Takalar. Kembali menanyakan praktek
baik lembaga swadaya masyarakat (LSM) mitra ACCESS yang ada di Takalar, beberapa
diantaranya bu sari merekomendasikan untuk langsung turun kelapangan bertemu dengan yang
bersangkutan dan informasi penting lainnya akan dikirim melalui email.
Selanjutnya
perjalanan dilanjut ke LPMT yang beralamat Jl. Poros Takalar Lama, Kel.
Takalar,Kec. Mappakasunggu. Sesampai disana kantorpun tertutup, kantor LPMT
sekaligus rumah tempat tinggal keluarga Husain Mabe selaku direktur LPMT.
Beberapa menit kemudian Husain Mabe dan keluargapun datang, kemudian kita
dipersilahkan masuk kerumahnya. Tanpa panjang lebar perbincanganpun dimulai sehubungan
dengan program pelayanan publik prima untuk kesehatan yang partisipatif,
transparan, akuntabel menuju masyarakat yang kritis dan mandiri. Perubahan yang
terjadi dari sepuluh puskesmas yang didampingi LPMT diantaranya jam kerja, Perubahan
dari sisi pelayanan semua dari pukul 09.00 atau 10.00 menjadi pukul 0800,
Senin, 22 Juli 2013
Workshop Citizen Journalism
Workshop citizen journalism yang dihadiri sekitar 40-an orang. Workshop ini berlangsung di Rumah Hijau Denassa (RHD) di jl. Borongtala, Kelurahan Tamallayang, Kecamatan Bontonompo, Kabupaten Gowa. workshop ini dilaksanakan, Sabtu, 20 Juli 2013. Kegiatan ini kali pertama dilaksanakan dan merupakan perpanjangan untuk program” Desiminasi praktek baik ACCESS tahap II melalui website”. Atas dukungan ACCESS yang difasilitasi oleh TGC.
Para peserta workshop citizen
journalism sangat Antusias dalam mengikuti kegiatan ini karena selain menambah
wawasan dalam hal penulisan berita juga bisa langsung bertatap muka dengan
Jumadi Mappakanro (redaktur harian tribun timur) dan juga peserta lainnya.
Kegiatan ini diikuti perwakilan lembaga swadaya masyarakat (LSM) dari
Je’neponto, Takalar, Gowa, Makassar dan komite sekolah, community center (CC)
maupun remaja masjid Al baraqah Bontorikong.
Kegiatan ini diawali sambutan oleh
Hj. Ratna Arasy dan sangat mengapreseasi kegiatan ini, Karena praktek cerdas yang dilakukan
oleh mitra ACCESS hanya dapat tersebar luas di ruang lingkup mitra ACCESS saja tidak pernah diketahuai
oleh pihak lain yang tidak terlibat didalamnya. Dan ini merupakan kesempatan
yang sangat baik untuk disebar dan dipublikasikan melalui website
(anubaik@com). kemudian dilanjut oleh
Darmawan Denassa selaku ketua the Gowa Center berbagi pengalaman dalam hal
menulis berita dan manfaatnya. selanjutnya pemaparan dari Jumadi Mappanganro mengenalkan strategi menulis dan menembus
media.
Rabu, 17 Juli 2013
Visit Media Tribun Timur
Senin, 15 Juli 2013 The Gowa
Center melaksanakan kunjungan media (tribun timur). Kunjungan ini merupakan
pembelajaran terhadap anggota tim TGC, agar terbiasa bertemu dan berkomunikasi
dengan media, selain silaturahmi juga mengundang redaktur tribun timur (Jumadi
Mappanganro) sebagai narasumber pada wordshop citizen journalism yang akan
dilaksanakan di RHD.
Pelaksanaan wordshop citizen journalism akan
dilaksanakan Sabtu, 20 Juli 2013 pukul 10.00 sampai selesai
dilanjut dengan buka puasa bersama, rencana akan mengundang Mitra TGC,
Teman-teman LSM, dan warga.
The Gowa Center mengundang redaktur harian tribun timur sekalian mempertemukan warga dan teman-teman LSM agar tahu tujuan dan mendorong untuk berkomunikasi serta tidak canggung berkomunikasi dengan media. Karena Salah satu media untuk berkembang yaitu harus berkomunikasi dengan media untuk menyuarakan suara rakyat dan pemerintah. Dengan kedatangan redaktur tribun timur pada wordshop citizen journalism sekiranya dapat menjelaskan bagaimana mekanisme untuk berkomunikasi dengan media.
Sabtu, 13 Juli 2013
Bentuk Pendampingan TGC Terhadap Mitra Pendidikan Partisipatif.
The Gowa Center merupakan sebuah lembaga swadaya masyarakat (LSM) yang
terletak di Borongtala Kelurahan Tamallayang Kec. Bontonompo Kab. Gowa berdiri
31 Desember 2007 dengan program ”pendidikan
partisipatif menuju pendidikan berkualitas di Kab. Gowa”. Kegiatan ini
mulai berjalan Juli 2010-September 2012.
The Gowa Center bermitra 11 sekolah di Kecamatan Bontonompo dan satu sekolah di Kec. Bajeng, dua baruga sayang, tiga community center, dan
dua organisasi pemuda. Pendampingan yang
dilakukan The Gowa Center terhadap mitra sekolah pendidikan partisipatif adalah agar pihak sekolah melibatkan orang tua
peserta didik berperan aktif dan
mengawasi pendidikan anak-anak mereka serta menerapkan sistem transparansi,
akuntabel dan partisipatif serta komite sekolah
mengetahui tugas dan fungsinya dan mempunyai AD/ART serta mempunyai rencana
kerja, Karena banyak pengurus komite
tidak tahu tugas dan fungsinya bahkan ada pengurus komite terpilih sejak
terbentuk komite dan tidak tahu kapan
masa periode berakhir padahal sesuai
dengan aturan masa periode komite sekolah hanya
dua sampai tiga tahun. Tapi
dengan adanya pendampingan yang dilakukan The Gowa Center maka The Gowa Center mendorong pihak sekolah
mengadakan pemilihan kembali. Hampir
semua mitra sekolah pendidikan
partisipatif mengadakan pemilihan komite bahkan ada pemilihan komite
sekolah seperti pemilihan kepala Desa
yakni pemilihan komite SDN Bontorikong, bahkan sebelum pemilihan komite
ada pertemuan panitia dan pertemuan persiapan pemilihan komite. Pada pertemuan persiapan
pemilihan komite yang dirangkai dengan
penerimaan rapor pertemuan ini dihadiri oleh kepala Desa Bontolangkasa utara, tokoh masyarakat , orang
tua peserta didik , dan masing-masing peserta mengajukan bakal calon kandidat masing-masing . pada saat itu
bakal calon ketua komite yang diajukan oleh para orang tua peserta didik ada delapan orang kemudian disaring menjadi 3 orang
atas nama Bastari, Syarifuddin,
dan Haruna.
Rabu, 10 Juli 2013
Keramah Tamahan Istri Kepala Desa Bategulung
S
|
eorang ibu yang
bijaksana sopan dalam bertutur kata, beliau adalah istri kepala Desa Bategulung. Ketika kami
berkunjung kerumahnya didesa Manjapai membawakan undangan permintaan kerjasama untuk
melakukan penggalangan dana partisipasi sosial untuk program pendidikan
partisipatif. Program ini bernama “AYO” sumbangkan kelengkapan sekolah layak
pakai. Seperti buku bacaan,tas dan seragam sekolah(topi,dasi,baju sekolah, sepatu
untuk disumbangkan kepada peserta didik yang membutuhkannya) beliau menyambut
kami dengan sangat ramah.
Langganan:
Komentar (Atom)