Minggu, 28 Juli 2013

Kunjungan Lapangan ke Kab. Takalar


Sekitar pukul 14.00 wita, Kamis 25 Juli 2013. The Gowa Center mengadakan kunjungan lapangan ke Kab. Takalar dengan tiga tempat yang berbeda diantaranya Lembaga Abdi Masyarakat (LAM), Australian community development and civil society strengthening scheme (ACCESS), dan Lembaga pengembangan masyarakat Takalar (LPMT). Kunjungan ini rangkaian dari program kerja TGC “ Desiminasi praktek baik ACCESS tahap II melalui website.

Tujuan mengadakan kegiatan kunjungan lapangan yaitu untuk mengumpulkan informasi dan pendekumentasian praktek baik mitra ACCESS tahap II untuk disebar dan dipublikasikan melalui website maupun buku.

Kantor pertama yang dikunjungi yaitu LAM yang ditemui adalah bapak Baharuddin Daeng Jarung selaku coordinator program dan Abdul Hakim menjelaskan beberapa poin penting mengenai pelestarian dan penyelamatan lingkungan di lahan kritis dan perilaku hidup bersih komunitas pasar. Sehubungan dengan program ini kader peduli lingkungan(KPL) 16 dari semua pasar: pasar sentral, Palleko, Bulukunyi, Pattalassang, Tala-tala, Bonto lebang, pasar cikoanag dsb, dan sudah ada support dari SKPD terkait. Kemudian menemui Bapak Mapparenta Daeng Lili selaku ketua kelompok swadaya masyarakat (KSM), tepatnya di pasar sentral Takalar.

Perjalanan dilanjut ke kantor ACCESS menemui Syahribulan selaku project officer (PO) Takalar. Kembali menanyakan praktek baik lembaga swadaya masyarakat (LSM) mitra ACCESS yang ada di Takalar, beberapa diantaranya bu sari merekomendasikan untuk langsung  turun kelapangan bertemu dengan yang bersangkutan dan informasi penting lainnya akan dikirim melalui email.

Selanjutnya perjalanan dilanjut ke LPMT yang beralamat Jl. Poros Takalar Lama, Kel. Takalar,Kec. Mappakasunggu. Sesampai disana kantorpun tertutup, kantor LPMT sekaligus rumah tempat tinggal keluarga Husain Mabe selaku direktur LPMT. Beberapa menit kemudian Husain Mabe dan keluargapun datang, kemudian kita dipersilahkan masuk kerumahnya. Tanpa panjang lebar perbincanganpun dimulai sehubungan dengan program pelayanan publik prima untuk kesehatan yang partisipatif, transparan, akuntabel menuju masyarakat yang kritis dan mandiri. Perubahan yang terjadi dari sepuluh puskesmas yang didampingi LPMT diantaranya jam kerja, Perubahan dari sisi pelayanan semua dari pukul 09.00 atau 10.00 menjadi pukul 0800,
pukul 13.00 tutup untuk rekap penggunaan obat.. Kedua mobil puskesmas sudah stand by sebelumnya dibawa pulang kerumahnya dan layanan senyum sapa sudah berubah dan Sudah terjalin hubungan antara pihak penyedia layanan dan dewan kesehatan (mengawal pasien) dsb.

Setelah perbincangan selesai kamipun bergegas untuk pulang, waktupun semakin sore. Dalam perjalanan pulang saatnya untuk berbuka puasa dan kita berbuka puasa di warung makan nyingiru. Untuk kali ini tim TGC yang ikut hanya tiga orang yaitu Darmawan Denassa, Hasmadani dan saya sendiri (Nurlina).

Tidak ada komentar:

Posting Komentar