Sabtu, 13 Juli 2013

Bentuk Pendampingan TGC Terhadap Mitra Pendidikan Partisipatif.




The Gowa Center merupakan sebuah lembaga swadaya masyarakat (LSM) yang terletak di Borongtala Kelurahan Tamallayang Kec. Bontonompo Kab. Gowa berdiri 31 Desember 2007 dengan program ”pendidikan  partisipatif menuju pendidikan berkualitas di Kab. Gowa”. Kegiatan ini mulai berjalan Juli 2010-September 2012.

The Gowa Center bermitra 11 sekolah di Kecamatan Bontonompo dan satu  sekolah di Kec. Bajeng,  dua baruga sayang, tiga community center, dan dua organisasi pemuda.  Pendampingan yang dilakukan The Gowa Center terhadap mitra sekolah pendidikan partisipatif  adalah agar pihak sekolah melibatkan orang tua peserta didik  berperan aktif dan mengawasi pendidikan anak-anak mereka serta menerapkan sistem transparansi, akuntabel  dan partisipatif serta komite sekolah mengetahui tugas dan fungsinya dan mempunyai AD/ART serta mempunyai rencana kerja,  Karena banyak pengurus komite tidak tahu tugas dan fungsinya bahkan ada pengurus komite terpilih sejak terbentuk komite  dan tidak tahu kapan masa periode berakhir  padahal sesuai dengan aturan masa periode komite sekolah hanya  dua sampai tiga tahun.  Tapi dengan adanya pendampingan yang dilakukan The Gowa Center  maka The Gowa Center mendorong pihak sekolah mengadakan pemilihan kembali.  Hampir semua  mitra sekolah pendidikan partisipatif  mengadakan  pemilihan komite bahkan ada pemilihan komite sekolah seperti pemilihan kepala Desa  yakni pemilihan komite SDN Bontorikong, bahkan sebelum pemilihan komite ada pertemuan panitia dan pertemuan persiapan pemilihan komite. Pada pertemuan persiapan pemilihan komite  yang dirangkai dengan penerimaan rapor pertemuan ini dihadiri oleh kepala Desa  Bontolangkasa utara, tokoh masyarakat , orang tua peserta didik , dan masing-masing peserta mengajukan bakal  calon kandidat masing-masing . pada saat itu bakal  calon ketua komite yang diajukan oleh para orang tua peserta didik ada  delapan orang kemudian disaring menjadi 3 orang atas nama Bastari, Syarifuddin, dan Haruna. 

Sebelum peserta pertemuan persiapan komite   mengajukan bakal calon masing-masing,  kepala sekolah memberi arahan kemudian sambutan oleh  ketua komite  dan mengatakan perlu saya jelaskan bahwa saya ini sebagai ketua komite yang sudah beberapa tahun, saya kira terakhir saya berdiri didepan bapak/ibu sebagai ketua komite, disini saya jelaskan bahwa beberapa tahun ini saya menjabat sebagai ketua komite tapi baru kali ini saya bertemu dengan orang tua peserta didik dengan jumlah yang banyak. Kemudian sambutan  dilanjut oleh kepala Desa Bontolangkasa dan mengatakan bagi ketua komite yang terpilih harus saling bersinergi dengan kepala sekolah dan kepala Desa dan orang tua perlu mengawasi anak-anaknya.

Satu minggu kemudian diadakanlah pemilihan ketua komite dengan mengundang kembali orang tua peserta didik mulai dari kelas satu sampai kelas enam dan mengundang mitra langsung pendidikan partisipatif. Pemilihan ini tak kalah seruhnya  dengan persiapan pemilihan komite. Dan yang terpilih sebagai ketua komite adalah Syafaruddin Dg Naba.



Tidak ada komentar:

Posting Komentar