Saat personil the Gowa Center diajak oleh Darmawan Denassa menonton pentas pertunjukan BSBI (Beasiswa Seni budaya Indonesi ) yang
dilaksanakan di Batara Gowa yang beralamat di Jln. Dg Tata III saya merasa agak malas ketika diajak dikarenakan seharian
kita mempersiapkan segala sesuatu dalam rangkah menyambut kedatangan AusAID Team direktur
ACCESS tahap II sehubungan dengan
kunjungan belajar AUSaid ke The Gowa Center atas pelaksanaan kemitraan The Gowa Center (TGC ) dengan 12 sekolah dan
komite di Kecamatan Bontonompo dan Bajeng pada tanggal 3o Agustus 2013 y ang bertempat di Kantor The
GOwa Center (Bimbi Room Rumah Hijau Denassa) Jl. Borongtala No. 58. A Kel.
Tamallayang. Tapi kemalasan saya terbayar ketika selesai pementasan BSBI saya dan Alwiah Dg. Sunggu menghampiri
Riri Reza sang sutradara laskar pelangi untuk berfose bareng, apalagi
sang direktur ini begitu antusias ingin berfose dengan Riri Reza tapi saat itu
saya tidak terlalu menampakkkan keinginaan saya tapi dalam hati kenginaan sangat berharap berfose bareng tapi perasaan malu lebih besar dari keinginan,
ketika saya disuruh bergantian memotret
waaauuuh..... saya merasa senang sekali dengan perasan
rasa malu sayapun menghampiri Riri Reza dengan senyum simpudan malu sayapun berfose bareng,
ditambah dengan penampilan para peserta BSBI pada saat pertunjukan tadi
yang begitu memukai. semua perasan malas, capek, dan agak masuk angin hilang
seketika semua terbayar dengan kehadiran sang sutradara kondang ini.
Tapi ada perasaan menyesal
ketika Darmawan Denassa dan keluarga bersamalaman kenapa saat itu saya tidak bersalaman
juga, itu yang membuat saya menyesal,
mungkin itu tadi dengan perasaan malu yang lebih besar daripada keinginan.
Saat Riri Reza bersalaman dengan Darmawan Denassa sambil mengatakan saya
mau ke RHD mereka begitu akrab, dan
mulai saling kenal dari BakTI dan melalui Ibu Trestiana dan menurut informasi dari
Darmawan Denassa saat di jalan menuju pulang Riri Reza akan datang tahun depan
ke RHD.